Tes Wartegg adalah tes kepribadian proyektif yang banyak digunakan untuk menilai aspek-aspek psikologis individu. Tes Wartegg diciptakan pada tahun 1939 oleh psikiater dan ahli saraf Swiss bernama Ehrig Wartegg. Tes ini didasarkan pada gagasan bahwa gambar yang digambar seseorang dapat mengungkapkan aspek kepribadian bawah sadar dan dinamika psikologis mereka.

Tes Wartegg terdiri dari delapan kotak dengan rangsangan yang berbeda, seperti titik, garis, dan segitiga. Subjek diminta untuk mengisi setiap kotak dengan gambar apapun yang mereka sukai, menciptakan serangkaian gambar yang kemudian dianalisis oleh seorang psikolog. Analisis gambar ini mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kualitas garis, penempatan gambar, dan simbolisme yang digunakan. Dengan menafsirkan faktor-faktor ini, psikolog dapat memperoleh wawasan tentang kepribadian, kekuatan, kelemahan, dan potensi tersembunyi seseorang.

Manfaat Tes Wartegg

Tes Wartegg memiliki beberapa manfaat yang membuatnya berguna dalam berbagai konteks.

– **Mengevaluasi Kepribadian:** Tes Wartegg memberikan gambaran komprehensif tentang aspek kepribadian seseorang, termasuk sifat-sifat mereka, motivasi, dan cara mereka berhubungan dengan orang lain.
– **Mengidentifikasi Kemampuan dan Potensi:** Tes ini juga dapat mengidentifikasi kekuatan dan bakat tersembunyi seseorang, memberikan informasi berharga bagi pengembangan karier dan perencanaan pendidikan.
– **Mendiagnosis Kondisi Psikologis:** Tes Wartegg dapat membantu dalam mendiagnosis berbagai kondisi psikologis, seperti kecemasan, depresi, dan gangguan kepribadian.

Seksi 1: Instruksi Tes Wartegg

Sebelum melakukan Tes Wartegg, penting untuk memahami instruksinya.

– **Ikuti Instruksi dengan Cermat:** Subjek harus mengikuti instruksi dengan cermat, memastikan bahwa mereka mengisi setiap kotak dengan gambar yang berbeda.
– **Gunakan Imajinasi:** Tes Waitegg mendorong penggunaan imajinasi dan kreativitas. Subjek harus merasa bebas menggambar apa pun yang mereka inginkan, tanpa merasa dibatasi.
– **Tidak Ada Jawaban yang Salah:** Tidak ada jawaban benar atau salah dalam Tes Wartegg. Subjek tidak boleh khawatir tentang membuat gambar yang “benar”, karena interpretasi gambarnya yang penting.

Seksi 2: Menggambar Kotak 1

Kotak 1 pada Tes Wartegg berisi sebuah titik. Saat menggambar kotak ini, perhatikan:

– **Ukuran Titik:** Ukuran titik dapat menunjukkan tingkat kepercayaan diri dan ekspansi diri.
– **Penempatan Titik:** Penempatan titik di dalam kotak dapat menunjukkan bagaimana seseorang berhubungan dengan lingkungannya.
– **Cara Penggambaran Titik:** Cara titik digambar dapat mengungkapkan kualitas seperti impulsif atau kehati-hatian.

Seksi 3: Menggambar Kotak 2

Kotak 2 berisi tiga garis vertikal pendek. Saat menggambar kotak ini, perhatikan:

– **Panjang Garis:** Panjang garis dapat menunjukkan tingkat ambisi dan motivasi.
– **Kedekatan Garis:** Kedekatan garis dapat menunjukkan tingkat kedekatan dan dukungan yang diinginkan seseorang.
– **Kualitas Garis:** Kualitas garis dapat mengungkapkan sifat kepribadian, seperti ketenangan atau kecemasan.

Seksi 4: Menggambar Kotak 3

Kotak 3 berisi dua garis horizontal pendek. Saat menggambar kotak ini, perhatikan:

– **Panjang Garis:** Panjang garis dapat menunjukkan tingkat kecerdasan dan kemampuan analitis.
– **Sudut Garis:** Sudut garis dapat mengungkapkan sikap seseorang terhadap otoritas.
– **Posisi Garis:** Posisi garis di dalam kotak dapat menunjukkan tingkat fleksibilitas dan adaptasi.

Seksi 5: Menggambar Kotak 4

Kotak 4 berisi sebuah kotak kecil di dalam kotak yang lebih besar. Saat menggambar kotak ini, perhatikan:

– **Ukuran Kotak Kecil:** Ukuran kotak kecil dapat menunjukkan tingkat harga diri dan ambisi.
– **Ukuran Kotak Besar:** Ukuran kotak besar dapat menunjukkan tingkat kesadaran akan keterbatasan seseorang.
– **Relasi Antara Kotak:** Hubungan antara kotak kecil dan kotak besar dapat mengungkapkan dinamika internal seseorang.

Seksi 6: Menggambar Kotak 5

Kotak 5 berisi dua garis diagonal yang membentuk sudut. Saat menggambar kotak ini, perhatikan:

– **Panjang Garis:** Panjang garis dapat menunjukkan tingkat dorongan dan ambisi.
– **Sudut Garis:** Sudut garis dapat mengungkapkan tingkat ketegasan dan kemampuan mengatasi konflik.
– **Posisi Garis:** Posisi garis di dalam kotak dapat menunjukkan tingkat kemandirian dan keteguhan hati.

Seksi 7: Menggambar Kotak 6

Kotak 6 berisi dua garis lengkung yang membentuk sebuah gelombang. Saat menggambar kotak ini, perhatikan:

– **Ukuran Gelombang:** Ukuran gelombang dapat menunjukkan tingkat ekspresi emosi.
– **Bentuk Gelombang:** Bentuk gelombang dapat mengungkapkan kualitas emosi, seperti kemarahan, kesedihan, atau kegembiraan.
– **Posisi Gelombang:** Posisi gelombang di dalam kotak dapat menunjukkan tingkat kontrol dan manajemen emosi.

Seksi 8: Menggambar Kotak 7

Kotak 7 berisi titik dan garis yang saling berpotongan. Saat menggambar kotak ini, perhatikan:

– **Hubungan Antara Titik dan Garis:** Hubungan antara titik dan garis dapat mengungkapkan dinamika antara aspek rasional dan emosional seseorang.
– **Dominasi Titik atau Garis:** Dominasi titik atau garis dapat menunjukkan preferensi seseorang untuk berpikir rasional atau emosional.
– **Posisi Titik dan Garis:** Posisi titik dan garis di dalam kotak dapat memberikan wawasan tentang cara seseorang mengatur dan memproses informasi.

Seksi 9: Menggambar Kotak 8

Kotak 8 berisi sebuah lengkungan terbuka. Saat menggambar kotak ini, perhatikan:

– **Ukuran Lengkungan:** Ukuran lengkungan dapat menunjukkan tingkat keterbukaan dan ekspansi diri.
– **Bentuk Lengkungan:** Bentuk lengkungan dapat mengungkapkan kualitas hubungan interpersonal.
– **Posisi Lengkungan:** Posisi lengkungan di dalam kotak dapat memberikan wawasan tentang tingkat ketergantungan atau kemandirian seseorang.

Seksi 10: Analisis Tes Wartegg

Setelah semua gambar selesai, gambar tersebut dianalisis oleh seorang psikolog yang terlatih. Analisis ini mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk:

– **Kualitas Gambar:** Kualitas keseluruhan gambar, termasuk kejelasan, detail, dan estetika.
– **Simbolisme:** Makna simbolis yang digunakan dalam gambar, seperti bentuk, warna, dan pola.
– **Penempatan Gambar:** Posisi gambar di dalam kotak dan hubungannya dengan kotak lain.
– **Dinamika Gambar:** Interaksi antara gambar yang berbeda dalam satu set, mengungkapkan proses mental dan emosional yang mendasari.

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment