Ujian TOEFL merupakan tes yang wajib dilakukan bagi yang ingin melanjutkan studi atau bekerja ke luar negeri. Tes ini mencakup beberapa bagian, termasuk Structure and Written Expression. Bagian ini merupakan bagian yang menguji kemampuan tata bahasa dan penulisan dalam bahasa Inggris. Untuk mempersiapkan diri menghadapi bagian ini, penting untuk memahami strukturnya dan berbagai jenis soal yang akan dihadapi.

Struktur soal TOEFL Structure and Written Expression terdiri dari 40 pertanyaan yang terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berisi 25 pertanyaan yang menguji pemahaman tata bahasa dan kosa kata. Bagian kedua terdiri dari 15 pertanyaan yang menguji kemampuan menulis kalimat dan paragraf yang efektif.

Soal pada bagian pertama umumnya berupa kalimat atau frasa yang memiliki bagian yang salah. Tugas peserta tes adalah mengidentifikasi bagian yang salah tersebut dan memperbaikinya dengan memilih salah satu dari empat pilihan jawaban yang disediakan. Sedangkan soal pada bagian kedua biasanya berupa teks yang memiliki beberapa kesalahan tata bahasa atau penulisan. Peserta tes diminta untuk mengidentifikasi kesalahan tersebut dan memperbaikinya.

Jenis-Jenis Soal TOEFL Structure and Written Expression

### Kalimat-Kalimat Tidak Lengkap

Soal jenis ini biasanya berupa sebuah kalimat yang memiliki bagian yang hilang. Tugas peserta tes adalah mengisi bagian yang hilang tersebut dengan pilihan kata atau frasa yang tepat. Contoh soal:
The dog barked ________ the mailman.
(A) on
(B) at
(C) in
(D) to

### Kalimat dengan Kesalahan Tata Bahasa

Soal jenis ini berupa sebuah kalimat yang memiliki kesalahan tata bahasa. Tugas peserta tes adalah mengidentifikasi kesalahan tersebut dan memperbaikinya. Contoh soal:
The car was bought by he last week.
Kalimat tersebut salah karena subjek “he” tidak sejalan dengan bentuk kata kerja pasif “was bought”. Perbaikan yang tepat adalah:
The car was bought by him last week.

### Kalimat dengan Kesalahan Penggunaan Kata

Soal jenis ini berupa sebuah kalimat yang memiliki kesalahan penggunaan kata. Tugas peserta tes adalah mengidentifikasi kata yang salah tersebut dan menggantinya dengan kata yang tepat. Contoh soal:
The student was very affect by the teacher’s words.
Kata “affect” salah digunakan karena berarti “mempengaruhi”. Kata yang tepat untuk kalimat tersebut adalah “effected” yang berarti “terpengaruh”.

### Paragraf dengan Kesalahan Tata Bahasa

Soal jenis ini berupa sebuah paragraf yang memiliki beberapa kesalahan tata bahasa. Tugas peserta tes adalah mengidentifikasi kesalahan tersebut dan memperbaikinya. Contoh soal:
The car was driving down the street when it suddenly stopped. The driver got out of the car and looked around. He couldn’t see anything wrong, but the car wouldn’t start. He tried to start it again, but it wouldn’t budge.
Kesalahan tata bahasa dalam paragraf tersebut adalah penggunaan kata “driving” pada kalimat pertama. Seharusnya digunakan bentuk kata kerja past continuous “was driven” karena menggambarkan tindakan yang sedang berlangsung pada saat tertentu di masa lalu.

### Paragraf dengan Kesalahan Penggunaan Kata

Soal jenis ini berupa sebuah paragraf yang memiliki beberapa kesalahan penggunaan kata. Tugas peserta tes adalah mengidentifikasi kesalahan tersebut dan menggantinya dengan kata yang tepat. Contoh soal:
The student was very interest in the lesson. The teacher explained the concept clearly, and the student understood it well.
Kata “interest” salah digunakan karena berarti “minat”. Kata yang tepat untuk kalimat tersebut adalah “interested” yang berarti “tertarik”.

### Kalimat Gabungan

Soal jenis ini biasanya berupa dua kalimat yang digabungkan menjadi satu kalimat yang lebih kompleks dengan menggunakan kata penghubung. Tugas peserta tes adalah mengidentifikasi kata penghubung yang tepat untuk menggabungkan kedua kalimat tersebut. Contoh soal:
The student studied hard. He passed the test.
Kedua kalimat tersebut dapat digabungkan menjadi:
The student studied hard so he passed the test.

### Kalimat Kondisi

Soal jenis ini berupa sebuah kalimat yang menyatakan suatu kondisi atau situasi. Tugas peserta tes adalah mengidentifikasi kondisi yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut. Contoh soal:
If I had studied harder, ________.
Pilihan jawaban untuk melengkapi kalimat tersebut antara lain:
(A) I would have passed the test.
(B) I will pass the test.
(C) I would pass the test.

### Kalimat Perbandingan

Soal jenis ini berupa sebuah kalimat yang membandingkan dua hal atau situasi. Tugas peserta tes adalah mengidentifikasi bentuk perbandingan yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut. Contoh soal:
The car is ________ than the truck.
Pilihan jawaban untuk melengkapi kalimat tersebut antara lain:
(A) more faster
(B) faster
(C) more fast

### Kalimat Tanya

Soal jenis ini berupa sebuah kalimat yang menyatakan suatu pertanyaan. Tugas peserta tes adalah mengidentifikasi bentuk pertanyaan yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut. Contoh soal:
________ do you live?
Pilihan jawaban untuk melengkapi kalimat tersebut antara lain:
(A) How
(B) Where
(C) Why

### Penulisan Paragraf

Soal jenis ini berupa sebuah paragraf yang belum lengkap. Tugas peserta tes adalah melengkapi paragraf tersebut dengan kalimat atau frasa yang tepat. Contoh soal:
The student was very nervous about the test. He had studied hard, but he wasn’t sure if it would be enough. He sat down at his desk and opened the test booklet. He took a deep breath and began to read the instructions.
Peserta tes dapat melengkapi paragraf tersebut dengan kalimat berikut:
The first question was easy, and he answered it quickly. He continued to answer the questions, but he started to get nervous as the questions got harder.

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment