Dalam tabel periodik unsur, sulfur (S) merupakan unsur nonlogam yang sangat reaktif dan melimpah. Ia menempati kelompok 16 (kalkogen) dan periode 3, dengan nomor atom 16. S adalah unsur paling ringan kedua dalam kelompoknya, setelah oksigen.

Unsur belerang terkenal karena warnanya yang kuning cerah dan bau busuk yang khas. Dalam bentuknya yang alami, belerang ditemukan sebagai mineral padat, cair, atau gas. Belerang padat berbentuk kristal rombik yang rapuh, sedangkan belerang cair berwarna kuning kecoklatan dan kental.

S adalah unsur yang sangat reaktif, bereaksi dengan sebagian besar unsur lain. Ia dapat membentuk senyawa dengan hampir semua logam dan nonlogam, termasuk hidrogen, oksigen, karbon, dan nitrogen. Reaktivitas ini membuat S penting dalam berbagai aplikasi industri, seperti produksi asam sulfat, pupuk, dan karet.

Sifat Fisik S

S memiliki beberapa sifat fisik yang unik:

*

  • Warna: Kuning cerah (padat) / Kuning kecoklatan (cair)
  • Bau: Bau busuk
  • Titik leleh: 115,21 °C
  • Titik didih: 444,6 °C
  • Kepadatan: 2,07 g/cm³

Keberadaan di Alam

S ditemukan secara alami di alam dalam berbagai bentuk:

*

  • Mineral: Pirit (FeS2), kalkopirit (CuFeS2), dan galena (PbS)
  • Gas vulkanik: Hidrogen sulfida (H2S)
  • Air laut: Sulfat (SO42-)

Reaktivitas Kimia

S sangat reaktif dan dapat bereaksi dengan banyak unsur lain, termasuk:

*

  • Logam: Membentuk sulfida logam (misalnya, FeS, CuS)
  • Nonlogam: Membentuk senyawa biner (misalnya, H2S, SO2)
  • Oksigen: Membentuk oksida sulfur (misalnya, SO2, SO3)

Penggunaan Industri

S memiliki banyak kegunaan industri, antara lain:

*

  • Produksi asam sulfat (H2SO4)
  • Produksi pupuk (misalnya, amonium sulfat, superfosfat)
  • Vulkanisasi karet
  • Pembuatan korek api

Dampak Lingkungan

Emisi belerang ke atmosfer dapat menyebabkan berbagai masalah lingkungan, seperti:

*

  • Hujan asam
  • Polusi udara
  • Eutrofikasi

Manfaat Kesehatan

Meskipun S sangat reaktif, ia juga memiliki beberapa manfaat kesehatan:

*

  • Sebagai suplemen makanan (dalam bentuk asam amino sistein dan metionin)
  • Dalam pembuatan obat-obatan (misalnya, sulfonamid, penisilin)

Penggunaan Lain

Selain kegunaan industri dan medis, S juga memiliki beberapa penggunaan lain, seperti:

*

  • Pembuatan kembang api
  • Desinfektan dan pengawet
  • Bahan baku pembuatan cat

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment