Mayoritas Pekerjaan Masyarakat Pada Masa Penjajahan Belanda

Mayoritas Pekerjaan Masyarakat Pada Masa Penjajahan Belanda - Ahmad Marogi
Mayoritas Pekerjaan Masyarakat Pada Masa Penjajahan Belanda

Ketika bangsa Belanda berkuasa di Indonesia, banyak masyarakat yang terpaksa menerima status minoritas yang dikontrol dan dipaksa oleh Belanda untuk bekerja dalam kondisi yang melingkupi hampir seluruh warga setempat. Mereka diberi sedikit pilihan untuk pekerjaan, terutama yang terkait dengan semua aspek ekonomi, seperti pertanian, pelayaran, minyak, kerajinan, industri tekstil, dan perdagangan. Mayoritas dari pekerjaan yang ditawarkan tidak memberikan insentif finansial yang layak dan upah yang rendah. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa mereka akan terus berada dalam bawah kendali Belanda.

Gali Selat Tambat

Banyak laporan dari orang-orang yang mengalami pengertian bahwa warga Belanda ditentukan untuk melakukan pekerjaan ekstrim seperti menggali selat tamat di daerah tepi pantai, di mana orang-orang melapisi dinding kastil pada desa-desa. Kondisi yang keras udara pada daerah tersebut tidak dapat ditoleransi oleh warga setempat yang sebagian besar hilang keseimbangan dan menjadi sakit. Beberapa dari mereka tidak bisa menahan penyakit dan meninggal di sekitar daerah tersebut.

Mengalami panas yang menghangat serta kondisi laut yang tinggi menjadi kombinasi yang berbahaya dan menguras energi bagi warga Belanda. Pasokan air terbatas di daerah ini menyebabkan warga mengalami dehidrasi parah selama mereka berada di daerah tersebut. Dengan konsumsi makanan yang sangat sedikit, dan karena tidak ada penyediaan makanan, warga Belanda selalu dihadapkan dengan masalah gizi. Metode yang digunakan untuk menggali selat ini berubah karena teknologi berkembang dan macet di selat tamang terus berubah.

Pertanian

Ini mungkin salah satu yang paling umum dari jenis pekerjaan yang tersedia bagi masyarakat Belanda. Meskipun banyak upaya telah dilakukan oleh Belanda untuk mengendalikan ekonomi dengan mengambil bagian besar dari hasil dari tanah yang mereka kemudian berbagi, pemilik terluka. Ini berarti bahwa orang-orang berpikir bahwa mereka terpaksa mengandalkan pertanian untuk mencari nafkah bagi diri mereka sendiri atau untuk bersaing dalam perekonomian.

Selain mengatur tanah untuk berkebun, banyak orang juga diarahkan untuk mencari rumput untuk hewan ternak. Pekerjaan ini terutama harus dilakukan di daerah-daerah pegunungan dan sumber-sumber air, dan untuk melakukan pekerjaan ini warga harus berjalan jauh dan terkadang bahkan naik gunung. Pekerjaan ini melibatkan pemotongan, pengumpanan, dan bahkan bercocok tanam – semuanya adalah tantangan yang melelahkan.

Kerajinan

Tidak hanya perkebunan yang diatur oleh Belanda, tetapi mereka juga mengatur industri kerajinan. Meskipun hampir semua perusahaan kecil diandalkan untuk menghasilkan produk-produk tradisional yang dibutuhkan oleh penduduk, produksi besar dikontrol oleh pemerintah Belanda. Pemerintah mengatur hal ini dengan cara menentukan harga jual minimum pekerjaan. Setiap kerajinan dijual dengan harga yang jauh lebih rendah dari biaya produksi. Ini berarti bahwa para pekerja kehilangan uang dengan setiap produk yang mereka gunakan.

Ketika ditanyakan tentang pekerjaan yang tersedia untuk masyarakat Belanda, produksi kerajinan adalah salah satu yang paling sering disebutkan. Ini termasuk industri tekstil, produksi barang kerajinan, dan produksi produk-produk tradisional seperti sabu-sabu gula, perisan, dan beberapa produk lainnya. Kerajinan yang paling populer yang pernah dipasangi adalah kulit, tato-tato yang dibuat dari kulit dan benda-benda lain yang diproduksi dari kulit.

Pelayaran

Kebanyakan masyarakat yang tinggal di sekitar lautan diwajibkan untuk melayani Belanda dalam layanan pelayaran atau layanan laut. Ini membutuhkan syarat-syarat yang lebih berat daripada pekerjaan lainnya dan meningkatkan risiko warga Belanda menanggung masalah kesehatan. Mereka dipaksa bertugas di lautan dalam kondisi yang keras seperti cuaca buruk. Kebanyakan dari mereka berada di laut selama beberapa minggu atau bahkan bulan.

Saat berlayar, udara di sekitar tampaknya lebih beracun daripada pada saat berada di daratan. Suhu biasanya lebih tinggi daripada di daratan, dan ombak juga bisa sangat kuat. Bau dan kepadatan karbon dioksida yang tinggi di jalan laut sering kali meningkatkan kualitas udara yang buruk dan membuat semua orang di sekitar menjadi malas.

Perdagangan

Perdagangan juga merupakan salah satu pekerjaan terbaik yang tersedia bagi masyarakat Belanda. Ini merupakan bidang yang menarik karena kemampuannya untuk menyediakan masyarakat dengan lebih banyak kesempatan untuk menghasilkan uang dengan cara membeli dan menjual barang-barang. Sebagian besar barang-barang di pasar terbatas pada produk lokal seperti buah-buahan atau sayuran.

Pasar rakyat juga menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan produk dengan harga yang lebih baik. Banyak pedagang yang datang jauh bahkan dari daerah lain untuk membeli dan menjual barang-barang dengan harga yang lebih tinggi dan upah yang lebih tinggi. Ini merupakan salah satu cara terbaik yang tersedia bagi masyarakat untuk mendapatkan uang. Nam

Menulis informasi yang mendidik, suka dengan hal-hal yang membangun terutama untuk pengembangan diri.