Dalam bahasa Indonesia, kita sering dihadapkan pada pilihan ejaan yang membingungkan, salah satunya adalah “dipisah” atau “di pisah”. Untuk menuliskan kata tersebut dengan benar, kita perlu memahami kaidah ejaan yang berlaku.

Menurut Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), ejaan yang benar adalah “dipisah”. Kata “pisah” merupakan kata dasar yang tidak perlu dipisah ketika mendapat awalan “di”. Hal ini berbeda dengan kata yang terdiri dari dua kata dasar, seperti “di atas”, “di bawah”, dan “di depan”, yang ditulis terpisah.

Dengan demikian, penulisan “di pisah” adalah tidak tepat dan dapat dianggap sebagai kesalahan ejaan. Oleh karena itu, dalam penulisan formal, baik dalam tulisan tangan maupun ketikan, ejaan yang benar adalah “dipisah”.

Penggunaan Kata “Dipisah”

Pengertian

“Dipisah” berarti menguraikan, memisahkan, atau membagi sesuatu menjadi dua bagian atau lebih. Kata ini biasanya digunakan dalam konteks yang menunjukkan pemisahan atau pembagian.

Contoh:
– Dua negara tersebut dipisah oleh sebuah sungai.
– Guru membagi kelas menjadi dua kelompok untuk mengerjakan tugas.

Sinonim dan Antonim

Sinonim dari “dipisah” antara lain: dibagi, dibelah, diceraikan, disatukan. Sedangkan antonimnya adalah: digabung, disatukan, dipertemukan.

Kata Serumpun

Kata serumpun dari “dipisah” antara lain: pemisah, pembagian, pemisahan, terpisah, terpisahkan, terbagi, perpisahan.

Ejaan Lain yang Sering Salah

Selain “dipisah”, ada beberapa kata lain yang sering dieja salah dalam bahasa Indonesia, di antaranya:

  • Yang benar: antrean (bukan antrian)
  • Yang benar: buku (bukan buuku)
  • Yang benar: delapan (bukan delpan)
  • Yang benar: hadiah (bukan khadiah)
  • Yang benar: jam (bukan jem)

Tips Menulis Ejaan yang Benar

Untuk menghindari kesalahan ejaan, ada beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Membaca banyak buku dan tulisan yang menggunakan ejaan yang benar.
  • Menggunakan kamus atau KBBI untuk memeriksa ejaan kata yang diragukan.
  • Memperhatikan ejaan kata-kata yang sering muncul dalam teks.
  • Berlatih menulis secara teratur untuk meningkatkan penguasaan ejaan.
  • Tidak terburu-buru saat menulis dan meluangkan waktu untuk memeriksa ejaan.

Kesimpulan

Mengetahui ejaan yang benar dalam bahasa Indonesia, termasuk kata “dipisah”, sangat penting untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas dan menghindari kesalahan ejaan. Dengan memahami kaidah ejaan yang berlaku dan menerapkan tips di atas, kita dapat menulis dengan benar dan efektif.

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment