Sebagai manusia yang diangkat menjadi utusan, para Rasul diwajibkan untuk tetap menjalani kehidupan layaknya seorang manusia biasa. Kehidupan tersebut, selain untuk memberikan contoh dan teladan, juga dikarenakan para Rasul tetap mempunyai sifat dan kebutuhan kemanusianya.

Dalam menjalankan tugas dakwahnya, para Rasul mempunyai kelebihan dan kemuliaan dibandingkan manusia biasa.

Dengan kelebihan dan kemuliaan tersebut, para Rasul tetap mempunyai kelelahan dan keterbatasan sebagai manusia. Oleh sebab itu, para Rasul tidak lepas dari sifat-sift kemanusiawiannya, sebab mereka adalah manusia biasa yang mempunyai rasa senang, susah, gembira, dan sedih, yang

Penuh Manfaat Di Balik Kelebihan dan Keterbatasan

Walaupun para Rasul mempunyai kelebihan dan kemuliaan, mereka pun tetap mempunyai kekurangan dan keterbatasan. Dan hal ini, justru memberikan manfaat yang begitu penting dalam menjalankan dakwahnya.

Manfaat Kelebihan

Adapun manfaat dari kelebihan yang dimiliki para Rasul antara lain sebagai berikut :

1. Sebagai bukti keagungan dan kebenaran ajarannya.

2. Mampu memberikan semangat dan dorongan yang tinggi

3. Meningkatkan kepercayaan para pengkutnya

Manfaat Keterbatasan

Adapun manfaat dari keterbatasan yang dimiliki para Rasul antara lain sebagai berikut :

1. Menunjukkan sifat kemanusiawian mereka

2. Membuktikan ajaran yang dibawanya memang untuk umat manusia

3. Menjadi ibrah dan pelajaran berharga

Iradah Basaryah Para Rasul

Para Rasul tetap mempunyai kebebasan berkeinginan dan berusaha sebagaimana lazimnya menusia. Sehingga,

Ber Usaha Dengan Harapan Dan Doa

Seperti halnya manusia biasa, para Rasul juga mempunyai harapan dan keinginan dalam menjalankan tugasnya. Dan mereka juga tidak pernah luput dari doa dan usaha untuk mencapai harapannya tersebut.

Seandainnya usaha dan doanya tidak membuah hasil, maka para Rasul tetap berusaha untuk menerima dengan sabar dan bertawakal, sebab sebagai manusia biasa, para Rasul juga mempunyai kadar kesabaran yang mungkin akan habis

Bersabar Dan Tawakkal

Setelah para Rasul berusaha dan berdoa, maka langkah berikutnya adalah menyerah dan memasrahkan hasil usahanya tersebut. Hal ini dikarenakan hasil dari apa yang dikerjakannya adalah mutlak ketetapan dari Alloh.

Iradah seseorang tidak akan mampu mempengaruhi sedikit pun ketetapan Alloh, oleh sebab itu, jalan terbaiknya adalah tawakal, yaitu menerima dengan lapang dada apa pun hasil dari apa yang dikerjakannya tersebut.

Beribadah Dan Berdakwah

Salah bentuk usaha yang paling utama dan tak pernah pernah di tinggalkan oleh para Rasul dalam menggapai harapannya adalah ibadah dan berdakwah. Ibadah dan berdakwah adalah sebuah kewajiban yang paling utama dan tak boleh di tunda untuk di kerjakan.

Dengan harapan ibadah dan syi’ar yang dikerjakannya akan bermafaat didua kehidupan, yaitu dunia dan akheratnya.

Ujian Iman Para Rasul

Sebagai manusia biasa, para Rasul juga tidak luput dari berbagai ujian dan godan, hal ini dikarenakan ujian dan cobaan adalah bagian dari kehidupan manusia.

Adapun tujuan dari ujian dan cobaan tersebut, antara lain :

1. Meningkatkan Ketakwaan

Setiap ujian dan cobaan yang dialami oleh seorang muslim adalah untuk meningkatkan ketakwaanya. Pasalnya, ujian dan cobaan dapat memberikan sebuah pelajaran berharga yang akan meningkatkan ketakwaan seseorang terhadap Alloh.

2. Menggugur Kesalahan

Salah manfaat dari ujian dan cobaan adalah untuk menggugur kesalahan yang pernah di perbuat. sebagaimana firman Alloh dalam Q.S.

3. Membedakan Antara Iman Dan Nifak

Ujian dan cobaan juga dapat digunakan sebagai pembeda antar orang yang benar-benar mempunyai iman dengan orang yang mempunyai kemunafikan. Seorang yang mempunyai

FAQ Sepputar Iradah Al-Basyariyyah Para Rasul

Apakah yang dimaksud dengan iradah al-basyariyyah?

Iradah al-basyariyyah adalah kebebasan berkeinginan dan berusaha sebagaimana layaknya manusia.

Apa manfaat dari kelebihan yang dimiliki para Rasul?

Manfaat dari kelebihan yang dimiliki para Rasul antara lain sebagai bukti keagungan dan kebenaran ajarannya, mampu memberikan semangat dan dorongan yang tinggi, dan meningkatkan kepercayaan para pengkutnya.

Apa manfaat dari keterbatasan yang dimiliki para Rasul?

Manfaat dari keterbatasan yang dimiliki para Rasul antara lain menunjukkan sifat kemanusiawian mereka, membuktikan ajaran yang dibawanya memang untuk umat manusia, dan menjadi ibrah dan pelajaran berharga.

Bagaimana sikap para Rasul dalam menghadapi ujian dan cobaan?

Sikap para Rasul dalam menghadapi ujian dan cobaan adalah sabar dan tawakal, yaitu menerima dengan lapang dada apa pun hasil dari apa yang dikerjakannya tersebut.

Apa tujuan dari ujian dan cobaan yang di berikan oleh Alloh ?

Tujuan dari ujian dan cobaan yang di berikan oleh Alloh antara lain untuk meningkatkan ketakwaan, menggugur kesalahan, dan membedakan Antara Iman Dan Nifak.

Kesimpulan

Sebagai manusia biasa, para Rasul mempunyai kelebihan dan keterbatasan.

Namun

Walaupun begitu, para Rasul tetap mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki oleh manusia biasa, dan keterbatasan yang dimiliki oleh para Rasul justru memberikan manfaat yang begitu penting dalam menjalankan dakwahnya.

Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih

Baca juga :

  1. Pengertian Iman Dan Macam-macam Iman
  2. Tujuan Pencippaan Manusia Dan Tugasnya Di Muka Bumi
  3. Pengertian Rububiyyah Dan Uluhiyyah

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment