Rendahnya kesadaran membayar pajak menjadi salah satu masalah yang sering terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya pemahaman tentang pentingnya membayar pajak hingga adanya sikap negatif terhadap pemerintah.

Melalui artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang apa saja yang menyebabkan rendahnya kesadaran membayar pajak.

1. Kurangnya Pendidikan tentang Pajak

Salah satu penyebab rendahnya kesadaran membayar pajak adalah kurangnya pemahaman tentang pajak itu sendiri. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya edukasi tentang pajak bagi masyarakat. Tidak semua orang memiliki pengetahuan dan kesadaran yang cukup pengenai pentingnya membayar pajak.

Sehingga banyak masyarakat yang menganggap pajak hanya sebagai beban atau kewajiban yang harus dilakukan.

Selain itu, kurangnya pemahaman tentang pajak dapat pula disebabkan oleh informasi yang tidak lengkap dan seringkali salah yang diterima oleh masyarakat. Tak jarang adanya mitos-mitos di sekitar pajak yang makin memperparah pemahaman masyarakat terhadap pajak.

Kurangnya pengetahuan dan pemahaman ini membuat masyarakat tidak terlalu peduli dengan pentingnya membayar pajak dan akhirnya memberikan dampak negatif bagi negara.

2. Sistem Pajak yang Sulit Dimengerti

Sistem perpajakan di Indonesia memang terbilang rumit dan sulit dimengerti. Hal ini dapat membuat masyarakat yang tidak memiliki latar belakang perpajakan menjadi tidak percaya diri dalam membayar pajak.

Tingkat kesulitan dalam memahami sistem perpajakan dapat bervariasi dari perbedaan tarif hingga terdapatnya peraturan-peraturan yang berbelit-belit. Sebaiknya pemerintah membuat sistem pajak yang lebih mudah dipahami meskipun bagi orang awam.

3. Adanya Pemikiran bahwa Pemerintah tidak Efektif Mengelola Pajak

Pemikiran bahwa pemerintah tidak efektif dalam mengelola pajak menjadi salah satu faktor terjadinya rendahnya kesadaran membayar pajak.

Beberapa oknum di pemerintah kurang berhasil menjalankan fungsi utama mereka, yaitu mempergunakan pajak untuk pembangunan negara. Adanya tindakan korupsi dalam pengelolaan pajak membuat masyarakat ragu untuk membayar pajak.

4. Kebijakan Pajak yang Tidak Proporsional

Kebijakan perpajakan yang tidak merata alias tidak proporsional dianggap sebagai faktor rendahnya kesadaran membayar pajak.

Misalnya saja tingginya beban pajak bagi pelaku usaha yang tidak diimbangi oleh berbagai fasilitas yang diberikan pemerintah. Selain itu, kebijakan pajak yang terkesan mengambil keuntungan dari masyarakat juga dapat membuat rasa ketidakpercayaan terhadap pemerintah.

5. Adanya Penghindaran Pajak dan Praktek Perpajakan yang Tidak Benar

Rendahnya kesadaran membayar pajak juga disebabkan oleh adanya penghindaran pajak dan praktek perpajakan yang tidak benar.

Hal ini umumnya dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan keuangan yang besar dan ingin menghindari beban pajak dengan banyak alasan atau cara yang seringkali merugikan negara.

Selain itu, praktek perpajakan yang tidak benar oleh oknum tertentu, misalnya tidak mencatat pendapatan yang sebenarnya, juga menjadi masalah.

6. Kurangnya Pengawasan

Kurangnya pengawasan dari pemerintah dalam pelaksanaan pemungutan pajak juga menjadi faktor rendahnya kesadaran membayar pajak. Beberapa kasus menunjukkan bahwa pengawasan dari pemerintah terhadap pemungutan pajak masih kurang.

Ini dapat membuat oknum yang kurang bertanggung jawab ini melakukan tindakan-tindakan yang merugikan negara dalam pelaksanaan pemungutan pajak.

7. Adanya Kesenjangan Sosial Ekonomi

Kesenjangan sosial ekonomi antara masyarakat kaya dan masyarakat miskin juga menjadi salah satu penyebab rendahnya kesadaran membayar pajak. Masyarakat miskin yang biasanya mendapat pelayanan dari pemerintah yang kurang optimal kurang mendapat manfaat dari pajak yang dibayarkan.

Mereka kurang mempunyai dorongan atau alasan yang cukup untuk membayar pajak. Hal ini berbeda dengan masyarakat kaya yang diuntungkan oleh pelayanan pemerintah yang biasanya lebih optimal.

8. Adanya Kritik terhadap Pemerintah

Adanya kritik terhadap pemerintah janganlah membuat kita merendahkan peran Penting membayar pajak. Biasanya kritik seringkali muncul ketika pemerintah dianggap kurang efektif dalam menjalankan fungsinya dalam mengelola pajak, membuat masyarakat kurang percaya pada pemerintah. Hal ini menjadi salah satu penyebab rendahnya kesadaran membayar pajak.

9. Peran Media Sosial

Pengguna media sosial yang aktif dapat berpengaruh terhadap kesadaran membayar pajak. Media sosial memiliki dampak yang cukup kuat dalam meyakinkan masyarakat.

Namun, ketika pengguna media sosial menjadi banyak yang mengkritik mengenai pajak, maka mereka akan terpengaruh dan kebingungan akan hal ini.

Maka, adanya sosialisasi yang intensif mengenai menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak perlu dilakukan.

10. Stereotipe Kepemilikan Kendaraan Bermotor

Stereotipe kepemilikan kendaraan bermotor misalkan bahwa orang yang memiliki kendaraan bermotor yang mahal pasti juga memiliki penghasilan yang besar sehingga dipandang tidak wajar kalau orang yang memiliki penghasilan sedikit juga menggunakan kendaraan yang mahal.

Oleh sebab itu masyarakat sering menggunakan alih-alih membayar pajak mereka menggunakan SPM (Surat Pajak Motor), hal ini membuat negara merugi dalam penerimaan pajak dan juga kesadaran masyarakat akan membayar pajak menjadi rendah.

Kesadaran membayar pajak adalah salah satu kunci keberhasilan pembangunan negara. Adanya rendahnya kesadaran membayar pajak ini menjadi masalah yang harus segera diselesaikan.

Masyarakat harus terus diberikan edukasi tentang pentingnya membayar pajak dan pemerintah harus memperbaiki sistem perpajakan sehingga masyarakat lebih mudah memahami dan percaya diri dalam membayar pajak.

Tak hanya itu, pemerintah juga harus meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan pemungutan pajak yang dilakukan oleh aparatur pemerintah. Dengan upaya bersama dari masyarakat dan pemerintah, harapan untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak akan dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi pembangunan negara.

Sebarkan kesadaran membayar pajak dengan mengikuti edukasi atau cara-cara yang dapat menyadarkan masyarakat pentingnya membayar pajak.

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment