by

TauApa

Puasa putih merupakan jenis puasa yang dilakukan dengan hanya mengonsumsi makanan dan minuman berwarna putih. Puasa ini dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan dan spiritual. Kata “putih” dalam puasa putih bukan berarti peserta puasa ini hanya boleh memakan makanan/minuman yang berwarna putih saja. Dalam hal ini, putih berarti suci dan bersih, diambil dari ajaran agama Hindu yang biasa melakukan puasa suci dengan hanya memakan makanan / minum yang berwarna putih yang melambangkan tersucikannya jiwa. Tujuan dari puasa putih ini adalah untuk membersihkan diri baik secara fisik maupun spiritual.

Puasa putih biasanya dilakukan selama satu hari penuh, dari matahari terbit hingga terbenam. Selama menjalani puasa putih, peserta hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman yang berwarna putih, seperti beras putih, ubi jalar putih, singkong, buah dan sayur putih seperti apel, pisang, bawang putih, taoge, kembang kol, jamur kancing, dan masih banyak lagi. Selain itu, peserta puasa putih juga diperbolehkan minum air putih, susu putih, dan teh putih.

Puasa putih dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Membersihkan racun dari dalam tubuh.
  • Menurunkan berat badan.
  • Menurunkan kadar kolesterol jahat.
  • Meningkatkan kadar kolesterol baik.
  • Menurunkan risiko penyakit jantung.
  • Menurunkan risiko stroke.
  • Menurunkan risiko kanker.
  • Meningkatkan fungsi otak.
  • Meningkatkan kesehatan kulit.
  • Meningkatkan kesehatan rambut.
  • Meningkatkan kesehatan kuku.
  • Meningkatkan kesuburan.

Perbandingan Puasa Putih dengan Puasa Lainnya

Puasa putih berbeda dengan puasa lainnya, seperti puasa Ramadan, puasa Senin-Kamis, dan puasa Nabi Daud. Puasa Ramadan adalah puasa wajib yang dilakukan oleh umat Islam selama sebulan penuh pada bulan Ramadan. Puasa Senin-Kamis adalah puasa sunnah yang dilakukan setiap hari Senin dan Kamis. Puasa Nabi Daud adalah puasa sunnah yang dilakukan setiap hari Senin dan Kamis, dengan berpuasa selama 12 jam setiap hari.

Puasa putih lebih longgar dibandingkan dengan puasa lainnya. Peserta puasa putih diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman berwarna putih, sedangkan peserta puasa lainnya tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman apa pun selama berpuasa.

Metode Puasa Putih

Ada beberapa metode puasa putih yang dapat dilakukan. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Puasa putih penuh: Peserta puasa putih hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman berwarna putih selama 24 jam penuh.
  2. Puasa putih setengah hari: Peserta puasa putih hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman berwarna putih selama 12 jam setiap hari.
  3. Puasa putih intermiten: Peserta puasa putih berpuasa selama 16 jam setiap hari dan makan selama 8 jam setiap hari.

Setiap orang dapat memilih metode puasa putih yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya.

Keuntungan dan Kelebihan Puasa Putih

Puasa putih memiliki banyak keuntungan dan kelebihan, di antaranya adalah:

  1. Mudah dilakukan: Puasa putih mudah dilakukan karena peserta puasa putih diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman berwarna putih.
  2. Tidak menyebabkan kekurangan gizi: Puasa putih tidak menyebabkan kekurangan gizi karena peserta puasa putih diperbolehkan mengonsumsi berbagai macam makanan dan minuman berwarna putih yang kaya akan nutrisi.
  3. Memiliki banyak manfaat untuk kesehatan: Puasa putih memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti membersihkan racun dari dalam tubuh, menurunkan berat badan, menurunkan kadar kolesterol jahat, meningkatkan kadar kolesterol baik, menurunkan risiko penyakit jantung, menurunkan risiko stroke, menurunkan risiko kanker, meningkatkan fungsi otak, meningkatkan kesehatan kulit, meningkatkan kesehatan rambut, meningkatkan kesehatan kuku, meningkatkan kesuburan.

Contoh Makanan dan Minuman yang Boleh Dikonsumsi Selama Puasa Putih

Berikut ini adalah beberapa contoh makanan dan minuman yang boleh dikonsumsi selama puasa putih:

  • Beras putih
  • Kentang putih
  • Ubi jalar putih
  • Singkong
  • Ayam putih
  • Ikan putih
  • Udang putih
  • Cumi-cumi putih
  • Kerang putih
  • Susu putih
  • Yogurt putih
  • Keju putih

Tips Melakukan Puasa Putih

Berikut ini adalah beberapa tips untuk melakukan puasa putih:

  • Pilihlah metode puasa putih yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda.
  • Persiapkan diri sebelum melakukan puasa putih, seperti dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan bergizi.
  • Selama puasa putih, konsumsilah makanan dan minuman berwarna putih yang kaya akan nutrisi.
  • Hindari makanan dan minuman yang tinggi gula, garam, dan lemak.
  • Minumlah air putih yang cukup selama puasa putih.
  • Istirahatlah yang cukup selama puasa putih.
  • Jangan memaksakan diri jika Anda merasa tidak enak badan selama puasa putih.

Kesimpulan

Puasa putih merupakan jenis puasa yang dilakukan dengan hanya mengonsumsi makanan dan minuman berwarna putih. Puasa ini dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan dan spiritual. Puasa putih mudah dilakukan, tidak menyebabkan kekurangan gizi, dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Jika Anda ingin mencoba puasa putih, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan bahwa Anda dalam kondisi yang sehat.

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment